-->
  • Jelajahi

    Copyright © Detikcoy - Informasi Berita Terkini dan Terupdate Hari Ini
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    BNPB: Korban Tsunami Selat Sunda 430, Jumlah Masih Terus Bertambah

    Wednesday, December 26, 2018, 11:54 PM WIB Last Updated 2020-09-03T12:03:51Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Personil PLN UID Jakarta Raya di lokasi tsunami Banten. Dok: PLN

    Jakarta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, korban meninggal akibat tsunami Selat Sunda masih terus bertambah. Data terbaru pada Rabu (26/12/2018) pukul 14.00 WIB menyatakan, korban meninggal saat ini 430 jiwa.

    "Data kami hari ini jumlah korban meninggal dunia 430 jiwa, jumlah korban luka masih 1.485 jiwa, masih hilang 154 jiwa," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPBl Sutopo Purwo Nugroho saat konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu, (26/12/2018).

    Menurut Sutopo, hasil ini masih berupa data sementara. Jangkauan Tim SAR gabungan masih terus mencari korban hilang yang diduga masih berada di wilayah terisolir seperti di Kecamatan Sumur.

    "Ini data sementara kemungkinan besok akan bertambah jumlah korban," jelas dia

    Saat ini, Tim SAR gabungan fokus mencari korban tsunami Selat Sunda di Kecamatan Sumur. Kendala saat menjangkau wilayah tersebut masih soal akses. Sutopo menjelaskan, perlu waktu hingga 4 jam kondisi normal menjangkau titik tersebut dari Pandeglang.

    "Jadi kalau kondisi saat ini, akan lebih dari itu," tutur dia.

    Selain jalur darat, Tim SAR gabungan terus menyasar daerah terisolir lewat akses udara dan laut. Disebutkan Sutopo, helikopter dan kapal patroli dan KRI dikerahkan untuk menyisir wilayah tersebut.

    Sutopo juga menyebut nama-nama korban di beberapa daerah terindikasi ganda. Data ini sebelumnya didapat dari sejumlah posko di daerah terdampak.

    "Data dari posko kabupaten, TNI, Basarnas, dan sebagainya ada nama korban yang dobel," tandasnya.

    Dampaknya, jumlah korban dari masing-masing daerah berubah. Ada yang mengalami penurunan dan ada juga kenaikan.

    "Ada korban yang didata di Serang, tapi didata juga di daerah lain," ujar Sutopo.
    Komentar

    Tampilkan

    No comments:

    Post a Comment

    Kami memiliki kebijakan dalam berkomentar di blog ini :

    - Dilarang promosi suatu barang
    - Dilarang jika memasang link aktif di komentar
    - Dilarang keras promosi iklan yang berbau judi, pornografi dan kekerasan
    - Dilarang menulis komentar yang berisi sara atau cemuhan

    Kebijakan komentar yang bisa Anda temukan selengkapnya disini

    Dukungan :

    Jika menyukai dengan artikel blog kami, silahkan subscribe blog ini

    Terkini