Iklan

Terkuak 4 Fakta Sebelum Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jatuh

detikcoy
Sunday, February 7, 2021, 10:00 AM WIB Last Updated 2021-02-11T11:08:38Z







Detikcoy - Saat-saat terakhir pesawat Sriwijaya Air SJ182  sebelum jatuh di perairan Kepulauan Seribu terungkap. Pilot sempat melakukan komunikasi terakhir saat mengudara.


Hal ini dijelaskan oleh Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Indonesia (AirNav Indonesia) dan KNKT. Kronologi kontak itu  langsung disampaikan oleh Direktur Utama AirNav Indonesia, Pramintohadi Sukarno, di rapat dengar pendapat di Komisi V DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Pramintohadi awalnya mengatakan Sriwijaya Air SJ182 take off dari runway 25 pada pukul 14.36 WIB lalu sempat mengontak ATC pada ketinggian 1.700 kaki.


"Pada pukul 14.36 WIB Sriwijaya SJ182 take off dari runway 25. Lalu, setelah melewati ketinggian 1.700 kaki menghubungi Jakarta approach di frekuensi 179 Mhz serta diinstruksikan controller untuk naik ke ketinggian 29 ribu kaki mengikuti prosedur SID atau standar alur keberangkatan," kata Pramintohadi dalam rapat.


Berikut fakta yang terungkap dari saat-saat terakhir Sriwijaya Air SJ182 sebelum jatuh:


1. Diminta Naik, Dijawab Clear


Pramintohadi mengatakan, di tengah proses naik hingga 29 ribu kaki, atau sekitar pukul 14.38 WIB, pilot Sriwijaya Air SJ182 meminta arah 0,75 derajat pada ATC karena alasan cuaca.


"Melewati ketinggian 7.900 kaki, SJ182 meminta arah 0.75 derajat pada ATC karena alasan cuaca, dan diizinkan oleh ATC dan diinstruksikan naik ke ketinggian 11 ribu kaki," ujarnya.


Perintah ini, kata Pramintohadi, dijawab 'clear' oleh pilot Sriwijaya Air SJ182. Menurutnya, ATC mengarahkan agar pesawat naik pada ketinggian 11 ribu kaki karena pada ketinggian 7.900 kaku ada pesawat yang sama melintas menuju Pontianak.


"Kita minta naik ke ketinggian 11 ribu kaki karena pada ketinggian yang sama ada pesawat dalam posisi yang sama yang akan terbang juga ke Pontianak, yaitu Air Asia," ungkapnya.


2. Pesawat Belok ke Kiri


Keanehan kemudian muncul pada pukul 14.39 WIB. Pramintohadi mengatakan tiba-tiba Sriwijaya Air SJ182 berbelok ke kiri. Kejadian ini sempat dipertanyakan oleh ATC, namun tidak ada lagi respons dari Sriwijaya Air SJ182 hingga hilang dari radar.


Lalu di pukul 14.39 WIB Sriwijaya 182 terlihat di layar radar ATC berbelok ke kiri, ke Barat Laut, yang seharusnya ke arah kanan di posisi 0,75 derajat, di pukul 14.40 WIB controller melakukan konfirmasi arah SJ182, namun tidak ada respons, dan diikuti target hilang dari layar radar," sebutnya.


3. 11 Panggilan Tak Terjawab


Ketika pesawat menunjukkan pergerakan yang aneh, Pramintohadi memastikan pihaknya berusaha menghubungi Sriwijaya Air SJ182 sampai 11 kali. Tetapi upaya itu tidak mendapatkan jawaban.


"ATC berusaha memanggil berulang kali sampai 11 kali, kemudian dibantu juga oleh beberapa penerbangan lain, antara lain Garuda untuk mencoba melakukan komunikasi dengan SJ182, namun tidak ada respons, demikian," imbuhnya.


4. Pesawat Tidak Meledak Sebelum Bentur Air


Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, menegaskan terkait puing-puing pesawat yang ditemukan sejauh ini. Dia menyebut puing Sriwijya Air SJ182 tersebar pada radius 80 meter dan 110 meter di kedalaman 16-23 meter.


"Menurut data tim SAR gabungan, puing tersebar di wilayah sebesar 80 meter serta panjang 110 meter pada kedalaman 16-23 meter. Bagian pesawat ditemukan berupa instrumen pesawat di ruang kemudi, beberapa bagian roda utama, bagian sayap, bagian mesin, bagian kabin penumpang, dan bagian ekor, bagian-bagian ini wakili seluruh bagian pesawat dari depan sampai belakang," kata Soerjanto saat pemaparan.


Soerjanto menjelaskan kondisi puing-puing pesawat itu. Menurutnya, tidak ada ledakan yang terjadi sebelum pesawat menabrak air.


"Luas sebaran yang ditemukan bagian pesawat dari depan sampai belakang konsisten dengan bukti  pesawat tidak mengalami ledakan sebelum membentur air, jadi ada yang mengatakan bahwa pesawat pecah di atas udara itu tidak benar. Pesawat secara utuh sampai membentur air, tidak ada pecah di udara," ucapnya.

Sumber : detik.com
Komentar

Tampilkan

  • Terkuak 4 Fakta Sebelum Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jatuh
  • 0

Terkini

detikcoyNews

detikNews

Ads