Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September
Sanct, platform media sosial yang berfokus pada hubungan dekat bersama keluarga dan sahabat, memperkenalkan pendekatan baru dalam membangun koneksi digital melalui kehadirannya di Tech in Asia Conference 2026. Startup yang didirikan oleh founder asal Indonesia, Sion Abednego, membawa konsep pertemanan berbasis interaksi nyata ke panggung teknologi regional di Singapura.
Booth Sanct dengan kode SF09 hadir di area Showcase Zone, Sands Expo and Convention Centre, berdekatan dengan area permainan pickleball. Kehadiran Sanct di zona tersebut menjadi bagian dari hasil kurasi Tech in Asia, di mana setiap perusahaan yang ingin tampil melalui proses seleksi sebelum mendapatkan kesempatan memamerkan produknya.
Pameran berlangsung pada 15–16 September 2026. Pada hari pertama konferensi, Sanct juga melakukan peluncuran di Product Hunt, platform global yang menjadi tempat berbagai produk teknologi baru diperkenalkan kepada komunitas internasional.
Peluncuran tersebut dilakukan pada Selasa (15/9) pukul 14.01 WIB atau 15.01 waktu Singapura, bertepatan dengan kehadiran Sion Abednego di booth Sanct selama acara berlangsung.
Mengembalikan Makna Pertemanan di Era Digital
Berbeda dengan kebanyakan platform media sosial yang mengandalkan koneksi luas dan jaringan terbuka, Sanct membawa konsep hubungan yang lebih terbatas dan personal. Di platform ini, pengguna pertama kali menambahkan teman melalui pertemuan langsung dengan mekanisme saling memindai kode QR.
Setelah memiliki lima koneksi awal, pengguna dapat mengakses fitur pencarian dan rekomendasi teman. Namun, jangkauan tersebut tetap dibatasi dalam lingkaran teman dari teman (friends of friends) untuk menjaga kualitas hubungan yang terbentuk.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari visi Sanct untuk menghadirkan ruang digital yang lebih dekat dengan kehidupan nyata, tempat pengguna dapat berbagi momen bersama orang-orang yang benar-benar mereka kenal.
Selain mengembangkan platform sosial, Sanct juga menghadirkan cerita melalui seri film pendeknya. Episode ketiga mengangkat kisah Keisha, seorang perantau di Singapura yang belum dapat kembali ke rumah, sementara keluarganya di Jakarta tetap berkumpul dan berbagi momen melalui Sanctum.
Hadiah Eksklusif untuk Pengunjung Booth
Selama berada di Tech in Asia Conference 2026, Sanct menyediakan berbagai merchandise terbatas bagi pengunjung yang mencoba pengalaman aplikasinya.
Pengunjung yang menambahkan Sanct ke layar utama perangkat mereka dapat memperoleh paket stiker Sanct, tote bag berwarna krem dengan tulisan “be there”, serta topi krem bertuliskan “being there” dengan bordir karakter Sancty.
Pesan yang dibawa melalui merchandise tersebut sejalan dengan nilai utama Sanct, yaitu pentingnya hadir bagi orang-orang terdekat, baik ketika menghadapi momen bahagia maupun masa sulit.
Melalui elemen visual di booth, Sanct menyampaikan pesan bahwa dukungan kepada teman dan keluarga dapat dimulai dari hal sederhana, yakni hadir dan memberikan ruang untuk berbagi.
Komitmen terhadap Privasi Pengguna
Sanct mengedepankan pendekatan privasi dengan tidak menghadirkan iklan maupun menjual data pengguna kepada pihak ketiga. Pengguna memiliki kendali untuk menentukan siapa saja yang dapat melihat setiap konten yang mereka bagikan.
Pilihan tersebut mencakup membagikan momen kepada seluruh lingkaran pertemanan, hanya kepada teman tertentu, atau menyimpannya secara pribadi.
Dalam ekosistem Sanct, karakter digital Sancty dirancang sebagai pendamping pengguna. Data yang digunakan untuk mendukung pengalaman tersebut diproses dalam akun masing-masing pengguna dan tidak dimanfaatkan untuk melatih model AI publik.
Perkembangan Pengguna dan Ekspansi Regional
Sebelum hadir di Tech in Asia Conference 2026, Sanct telah membuka masa closed beta pada 23 Agustus melalui kegiatan di kawasan Car Free Day Senayan, Jakarta. Pada hari pertama pembukaan, sebanyak 147 orang tercatat mendaftar.
Dalam waktu satu minggu, Sanct mencatat lebih dari 150 pengguna aktif dan lebih dari 1.600 orang dalam daftar tunggu. Setelah melewati tahap beta, Sanct mulai memperluas kehadirannya melalui peluncuran resmi di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Sanct akan menggunakan model freemium, dengan fitur utama tetap tersedia secara gratis. Perusahaan juga menyiapkan fitur premium tambahan yang bersifat opsional tanpa menghadirkan iklan, baik pada versi gratis maupun berbayar.
“Sanct dibangun dari gagasan bahwa hubungan bermakna dimulai dari pertemuan langsung. Karena itu, kami ingin hadir secara langsung bersama komunitas. Bagi teman-teman Indonesia yang datang ke Tech in Asia Singapura, kami mengundang untuk mampir ke SF09, mencoba Sanct, dan membawa pulang merchandise selama persediaan masih tersedia,” ujar Sion Abednego, Founder Sanct.
Melalui kehadirannya di Tech in Asia Conference 2026, Sanct ingin memperkenalkan pendekatan baru dalam membangun hubungan digital: lebih personal, lebih privat, dan tetap berakar pada koneksi manusia yang nyata.

