Iklan

King Cobra Keluar Dari Paket Kiriman Semarang ke Surabaya Lepas

detikcoy
Wednesday, January 20, 2021, 10:58 AM WIB Last Updated 2021-01-23T03:03:41Z

 



Detikcoy - Telah beredar sebuah video di media sosial yang viral dimana ada penemuan seekor ular king cobra berada diantara tumpukan paket-paket barang dalam mobil ekspedisi. 


Dalam keterangan paketan dicantumkan keterangan bertuliskan "Reptil Hidup" dengan berat kiriman 5 kilogram dan berat asli 2 kilogram. 


Perkiraan ular itu keluar dari dalam paket yang diketahui akan dikirimkan dari Kota Semarang ke Surabaya. Video menghebohkan tersebut diunggah oleh pemilik akun Facebook Firdaus Hisyam.


"Tolong dong yang kenal sama pengirim, dia dikasih wejangan sebanyak-banyaknya gimana cara kirim yang aman, apalagi hewan berbisa tinggi pula yang dikirim," tulisnya.


Video itu dibagikan ulang oleh akun Instagram @lambe_turah hingga menjadi viral dan mendapatkan ribuan komentar dari warganet. Sebagian komentar warganet menilai pengiriman paket berisi ular king cobra itu sangat membahayakan kurir. 


Selain itu, warganet lainnya juga mempertanyakan pihak ekspedisi terkait aturan pengiriman jenis makhluk hidup. "Itu udah ada tulisannya reptil hidup. Harusnya pihak ekspedisinya nolak dong tau membahayakan gitu," tulis akun @andriyaniokvitaputri. "Baru tau ular bisa dipaketkan kaya gitu," tulis @abidsetia07


"Sampe sekarang ga paham, bukannya setiap ekspedisi tuh ga bisa ya kirim hewan hidup? Setau saya ga bisa," tulis @skyloooofffy Koordinator Pasukan Pengaman Satwa (Paspanwa) Semarangker, Slamet Wisnu Aji, menjelaskan bahwa ular yang lepas dalam video tersebut merupakan jenis king cobra. 


Menurutnya, paket itu tidak dibungkus dengan aman mengakibatkan ular bisa meloloskan diri. "Dilihat dari videonya itu paketannya kurang safety. Seharusnya benar-benar dibungkus berlapis-lapis. Mulut ular juga harus diplester, setelah itu dimasukkan karung lalu masukkan boks kontainer baru dimasukkan ke kardus lagi," jelasnya kepada Kompas.com, Senin (18/1/2021).

Untuk pencinta reptil, pihaknya kerap kali melakukan pengirimanan reptil melalui jasa ekspedisi khusus. Akan tetapi, hal itu dilakukan dengan penanganan khusus agar tidak membahayakan. 


"Kalau reptilnya lepas biasanya karena pengaruh boks rusak karena tertumpuk dengan paket yang lain. Maka perlu pengiriman khusus, tidak sembarangan, dan harus dilengkapi surat karantina," ujarnya.



Pihak Head Regional Jateng DIY JNE Marsudi memastikan bahwa pengiriman paket hewan berbisa itu bukan melalui ekspedisinya. Selama ini, pengiriman binatang atau tumbuhan biasanya dipisahkan dengan barang yang lain serta dilengkapi surat khusus. 


Ekspedisinya sendiri melayani pengiriman binatang, terutama jenis ikan dengan prosedur ketat. "Regulasi pengiriman binatang memang ada, tetapi harus dilengkapi dengan surat karantina. Selama ini yang sering kami tangani adalah kiriman ikan yang dilengkapi dengan surat resmi dari Balai Karantina Ikan," jelasnya. Untuk pengiriman binatang, pihaknya menjamin keamanan pengiriman dengan memastikan paket tersebut di-packing secara khusus.


"Untuk kiriman hewan (ikan) akan dipisahkan surat muatan udaranya atau bagging-nya demi keamanan ikan tersebut. Jadi packing khusus dan tidak dicampur dengan binatang lain," katanya.



Sumber : kompas.com


Komentar

Tampilkan

  • King Cobra Keluar Dari Paket Kiriman Semarang ke Surabaya Lepas
  • 0

Terkini

Ads

Iklan