Peruri Properti Gandeng GEMA Worldwide untuk Mengembangkan Creative Hub Berbasis Kolaborasi Komunitas
Perkembangan industri kreatif Indonesia yang semakin pesat mendorong hadirnya kebutuhan terhadap ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan berbagai elemen, mulai dari kreator, komunitas, pelaku bisnis, hingga institusi dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Melihat potensi tersebut, GEMA Worldwide sebagai konsultan marketing terintegrasi memfasilitasi langkah awal Peruri Properti dalam membuka dialog bersama para pelaku industri kreatif untuk merancang pengembangan kawasan yang lebih relevan dan inklusif.
Sebagai bagian dari ekosistem PERURI Group yang memiliki fokus pada pengelolaan serta optimalisasi aset perusahaan, Peruri Properti berupaya mengembangkan kawasan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya ide, inovasi, dan kolaborasi kreatif.
Melalui diskusi bersama komunitas dan pemangku kepentingan industri kreatif, Peruri Properti ingin memahami kebutuhan nyata para pengguna ruang sehingga pengembangan kawasan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan ruang yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus nilai sosial secara berkelanjutan.
Direktur Peruri Properti, Fakky Hidayat, menyampaikan bahwa pembangunan sebuah kawasan tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang memadai, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap kebutuhan masyarakat yang akan menggunakan ruang tersebut.
"Ruang yang memiliki nilai bukan hanya ditentukan oleh desain dan fasilitasnya, tetapi juga bagaimana ruang tersebut mampu menjawab kebutuhan penggunanya. Kami mengapresiasi peran GEMA Worldwide dalam menghadirkan diskusi bersama para pelaku industri kreatif agar pengembangan kawasan Peruri Properti dapat berjalan lebih inklusif, relevan, dan memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi kreatif Indonesia," ujar Fakky.
Peruri Heritage Diproyeksikan Menjadi Ruang Kreatif Multifungsi
Sebagai salah satu aset unggulan Peruri Properti, Peruri Heritage dikembangkan sebagai kawasan multifungsi yang dapat mendukung berbagai aktivitas kreatif dan bisnis. Kawasan ini memiliki fasilitas seperti multifunction hall dengan kapasitas hingga 500 orang, mezzanine hall berkapasitas sekitar 100 orang, serta berbagai ruang fleksibel yang dapat digunakan untuk konferensi, pameran, peluncuran produk, workshop, pertunjukan seni, hingga kegiatan komunitas.
Dengan potensi tersebut, Peruri Properti berupaya menjadikan kawasan ini sebagai ruang yang aktif dan dinamis, bukan sekadar venue acara. Pengembangan kawasan diarahkan agar mampu menjadi pusat aktivitas kreatif yang mempertemukan berbagai komunitas dan menghasilkan kolaborasi baru.
Untuk mendukung proses tersebut, Peruri Properti menggandeng GEMA Worldwide sebagai strategic communication partner. Dengan pengalaman membangun hubungan antara brand, komunitas, media, pemerintah, serta pelaku industri kreatif di Indonesia dan Asia Tenggara, GEMA Worldwide berperan dalam menghadirkan pendekatan komunikasi berbasis kolaborasi dan co-creation.
Pendekatan tersebut memungkinkan setiap pengembangan program tidak hanya berasal dari perspektif internal, tetapi juga mempertimbangkan masukan dari komunitas dan para pengguna ruang.
FGD Jadi Langkah Awal Mendengar Kebutuhan Industri Kreatif
Sebagai tahap awal kolaborasi, GEMA Worldwide memfasilitasi Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan Peruri Properti dengan sejumlah pelaku industri kreatif. Diskusi tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari founder event organizer, wedding organizer, komunitas kreatif seperti INFIPOP, Minutes of Manager, Endgame Townhall, kreator podcast, hingga komunitas kreatif lainnya.
Dalam forum tersebut, para peserta menyampaikan berbagai pandangan mengenai kebutuhan industri kreatif saat ini. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain pentingnya ruang yang fleksibel untuk berbagai jenis kegiatan, program kolaborasi yang berkelanjutan, serta bagaimana sebuah venue dapat berkembang menjadi creative hub yang memiliki aktivitas sepanjang tahun.
Berbagai masukan yang diperoleh dari diskusi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi Peruri Properti dalam menyusun strategi pengembangan kawasan agar mampu menjadi ruang yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan ekosistem kreatif.
Founder & CEO GEMA Worldwide, Eveline Anastasia, mengatakan bahwa proses membangun sebuah ruang kreatif harus diawali dengan memahami suara dari komunitas yang akan menggunakannya.
"Kami melihat kepercayaan dari Peruri Properti sebagai kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih bermakna. Kolaborasi yang kuat selalu dimulai dari proses mendengar. Melalui dialog bersama komunitas kreatif, kami berharap pengembangan kawasan ini dapat menjadi fondasi bagi lahirnya creative hub yang bukan hanya menjadi tempat berkegiatan, tetapi juga ruang bagi ide, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor," ujar Eveline.
Ke depan, Peruri Properti bersama GEMA Worldwide akan terus memperluas keterlibatan dengan komunitas, pelaku industri kreatif, serta mitra strategis lainnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kawasan yang terbuka, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri kreatif Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, Peruri Properti berharap dapat menghadirkan ruang yang tidak hanya memiliki fungsi komersial, tetapi juga menjadi wadah pertumbuhan kreativitas, pertukaran gagasan, serta penguatan ekosistem industri kreatif nasional.

