BREAKING NEWS

Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, KAI Logistik Catat Volume Angkutan 12,7 Juta Ton


KAI Logistik terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung rantai distribusi nasional melalui layanan angkutan barang berbasis kereta api. Hingga Agustus 2026, perusahaan berhasil mengelola total volume angkutan sebesar 12,7 juta ton dari berbagai jenis komoditas.

Kinerja tersebut mencerminkan aktivitas logistik yang tetap berjalan positif sekaligus menunjukkan kemampuan KAI Logistik dalam menyediakan layanan distribusi yang adaptif terhadap kebutuhan pelanggan.

Peningkatan volume terlihat sepanjang tahun berjalan. Jika pada Januari 2026 volume angkutan berada di angka sekitar 1,1 juta ton, jumlah tersebut terus bertumbuh hingga mencapai 2,07 juta ton pada Agustus 2026. Performa Agustus menjadi catatan tertinggi dalam capaian bulanan tahun ini.

Menurut VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, perusahaan tidak hanya berfokus pada peningkatan volume, tetapi juga memperkuat variasi layanan agar mampu memenuhi kebutuhan logistik yang semakin beragam.

“Kami terus mengembangkan berbagai segmen bisnis, mulai dari peti kemas, layanan kurir, hingga komoditas nonkontainer agar dapat memberikan solusi logistik yang semakin relevan bagi pelanggan,” jelas Dwi.

Hingga Agustus 2026, angkutan batu bara masih menjadi segmen utama dengan kontribusi 8,2 juta ton atau sekitar 64% dari total volume. Peningkatan aktivitas distribusi batu bara melalui kereta api juga terlihat dari kenaikan volume bulanan selama periode tersebut.

Di samping komoditas energi, KAI Logistik memperkuat diversifikasi bisnis melalui layanan KALOG Plus, khususnya angkutan peti kemas. Segmen ini mencatat volume sekitar 2 juta ton atau 16% dari total angkutan.

Pada sektor ritel, KALOG Express berhasil membukukan volume 54.645 ton sepanjang delapan bulan pertama 2026. Puncak aktivitas layanan tersebut terjadi pada Agustus dengan volume 8.369 ton.

KAI Logistik juga terus mengembangkan layanan angkutan nonkontainer yang mencakup berbagai komoditas seperti semen, Limbah B3, dan CPO dengan total volume sekitar 332 ribu ton.

Beragam capaian tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem logistik yang lebih kuat melalui optimalisasi jaringan kereta api, peningkatan kualitas layanan, serta pengembangan kerja sama dengan berbagai mitra.

Ke depan, KAI Logistik akan melanjutkan penguatan kapasitas angkutan, meningkatkan keandalan operasional, dan menghadirkan solusi logistik terintegrasi untuk mendukung kebutuhan distribusi nasional.

Dengan semangat memberikan layanan logistik yang semakin efektif dan berkelanjutan, KAI Logistik optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan bisnis hingga akhir 2026.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar