-->

Iklan

Bakin Sultra Menduga Anggaran Pajak Reklame Kota Kendari Digelapkan

Monday, July 27, 2020, 7:10 AM WIB Last Updated 2020-10-07T20:04:37Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Foto : Ketua Bakin Sultra, La Munduru
Kendari Sultra, Detikcoy.com - Adanya dugaan Penggelapan Anggaran Pajak Reklame yang tengah bergulir di Pemerintah Kota Kendari dan diduga masuk di rekening pribadi Oknum Pejabat yang ada di Kota Kendari dipertanyakan oleh Barisan Aktifis Keadilan (BAKIN Sultra).

Ketua BAKIN Sultra, La Munduru mempertanyakan dugaan itu karena ia menduga pula bahwa anggaran itu tidak masuk ke rekening Dispenda Kota Kendari.

La Munduru meminta Kejati Sultra agar lebih terbuka dan transpatansi dalam penyidikan dugaan anggaran pajak reklame yang diduga masuk direkening pribadi salah satu Oknum Pejabat di Kota Kendari.

"Kami dari Bakin Sultra akan menyambangi Kejati Sultra untuk menempuh jalur presur dan menekankan Kejati yang harus terbuka dalam kasus dugaan pajak reklame yang tengah bergulir di Pemerintahan Kota Kendari," ujarnya, Senin (27/7/2020).

La Munduru menambahkan bahwa pengeluaran mengenai pajak harusnya diketahui oleh masyarakat secara luas, ia juga menduga adanya permainan dalam penanganan kasus ini karena tidak adanya tranparansi hingga menimbulkan kecurigaan.

"Minimal kita masyarakat tau bahwa berapa pendapatan pajak tersebut, pengeluaran besarannya berapa dan sisanya anggaran berapa. Dugaan kami dalam kasus ini bahwa ada permainan didalamnya, kenapa? Karena tidak ditahu sudah sampai ketahap mana, harusnya terbuka agar tidak ada kecurigaan," tambahnya.

Lanjut La Munduru bahwa Bakin Sultra akan terus mengawal kasus ini sampai adanya titik terang kejelasan kasus agar dapat memberikan efek jera kepada Pejabat lainnya di Kota Kendari.

"Kami akan kawal kasus ini sampai ada kejelasannya muncul titik terang, maka kami tetap kawal kasus yang dilakoni Kejati Sultra sebagai bentuk pengawalan pada Pemerintahan Kota Kendari, supaya melahirkan efek jera bagi pejabat lainnya," tuturnya.

Laporan : Adhar.
Editor.    : Adhar.
Komentar

Tampilkan

No comments:

Post a Comment

Kami memiliki kebijakan dalam berkomentar di blog ini :

- Dilarang promosi suatu barang
- Dilarang jika memasang link aktif di komentar
- Dilarang keras promosi iklan yang berbau judi, pornografi dan kekerasan
- Dilarang menulis komentar yang berisi sara atau cemuhan

Kebijakan komentar yang bisa Anda temukan selengkapnya disini

Dukungan :

Jika menyukai dengan artikel blog kami, silahkan subscribe blog ini

Terkini