Iklan

Rawan Pilkada, Mahasiswa Butur: Minta TNI-PoIri Kawal Pilkada agar Kondusif dari Konflik

Thursday, November 26, 2020, 9:01 AM WIB Last Updated 2020-11-27T23:39:49Z


               Foto: Muhamad Amang


Butur Sultra, Detikcoy.com - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Buton Utara dalam dua pekan kedepan, tepatnya pada tanggal 9 Desember 2020, tuntutan untuk menginginkan adanya Pilkada yang damai terus disuarakan oleh Warga didaerah itu.


Salah satu tuntutan itu disuarakan oleh Muhamad Amang, Mahasiswa asal Butur yang juga Juga Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Kulisusu Barat (Hipmi-Kulbar) 2016/2017.


Dalam tuntutannya, Amang sapaan akrabnya meminta kepada TNI-Polri dalam mengawal pilkada, dapat memastikan bahwa Pilkada itu berjalan aman dan damai karena berdasarkan hasil pantauan pernyataan Kapolri, Butur adalah daerah rawan Pilkada.


"Jelang Pikada Kabupaten Butur, kami meminta kepada TNI-Polri dalam mengawal pilkada agar memastikan pemilihan umum berjalan aman dan damai serta mendeteksi dini titik-titik rawan yang berpotensi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena Butur adalah daerah Rawan Pilkada berdasarkan pernyataan Kapolri," ujarnya kepada Detikcoy.com, Kamis (26/11/2020).


Amang juga mengatakan tidak ingin adanya insiden dalam pilkada seperti yang pernah terjadi sebelumnya dan ia bersama mahasiswa Butur siap mengawal dan bekerjasama dengan TNI-Polri untuk mengawal pilkada agar dapat berjalan dengan damai.


"Kami tidak ingin ada kekacauan terulang kembali seperti insiden yang terjadi pada pilkada sebelumnya dan kami mahasiswa Butur siap mengawal dan bekerjasama serta memberikan dukungan penuh kepada TNI-Polri untuk mengawal pilkada damai pada 9 Desember 2020 nantinya," imbuhnya.


Amang berharap TNI-Polri secara intens melakukan monitoring dan berkerja sama kepada seluruh komponen yang ada di Butur untuk bersama menjaga ketertiban di masyarakat.


"TNI-Polri tentu menjadi instrumen paling penting dalam hal ini. Untuk itu, TNI-Polri diharapkan terus melakukan monitoring dan evaluasi setiap saat, berkoordinasi serta bekerjasama kepada lsemua komponen untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," harapnya.


Selain itu, Amang mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkada kedepan agar lebih efektif untuk terhindar dari Covid-19, harus memastikan Protokol Kesehatan tetap diterapkan dalam Pesta Demokrasi.


“Agar penerapan Protokol Kesehatan lebih efektif, kami meminta seluruh warga yang terlibat dalam Pilkada agar menjalankan protokol Covid-19, mulai memakai masker, menjaga jarak dan memakai hand sanitizer dan itu harus dilakukan,” tutupnya.


Laporan : Adhar.

Editor     : Adhar.

Komentar

Tampilkan

  • Rawan Pilkada, Mahasiswa Butur: Minta TNI-PoIri Kawal Pilkada agar Kondusif dari Konflik
  • 0

Terkini

detikcoyNews

detikNews

Ads

Iklan