Kereta Api Disiapkan Angkut Komoditas Pangan Nasional
0 menit baca

Upaya memperkuat sistem distribusi pangan Indonesia terus dilakukan melalui pengembangan moda transportasi yang lebih terencana dan efisien. Salah satunya melalui kerja sama antara PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dan PT Bogantara Indo Transport yang menghadirkan skema baru pengiriman hasil bumi, pangan, serta ternak menggunakan kereta api.
Kesepakatan kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas pemanfaatan angkutan rel untuk mendukung kebutuhan logistik antardaerah. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, dan Direktur Utama PT Bogantara Indo Transport, M. Farid Nor Rohman.
Melalui kerja sama ini, layanan pengiriman akan mencakup berbagai komoditas penting seperti sayuran, buah, produk pangan, serta sapi hidup. Rute awal yang disiapkan adalah Banyuwangi–Jakarta pulang-pergi dengan masa implementasi mulai November 2026 sampai Desember 2030.
Selama periode tersebut, volume angkutan direncanakan mencapai 84.200 gerbong datar. Pengembangan layanan ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan peran kereta api dalam mendukung distribusi barang dengan kapasitas besar dan jadwal pengiriman yang lebih terstruktur.
KAI Logistik menilai komoditas pangan memiliki karakteristik khusus yang membutuhkan sistem pengangkutan dengan tingkat keamanan dan keandalan tinggi. Oleh karena itu, layanan baru ini akan menggunakan kontainer khusus sesuai jenis komoditas yang dikirim.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menjelaskan bahwa inovasi tersebut menjadi pengalaman baru bagi perusahaan karena mencakup pengangkutan komoditas yang memiliki kebutuhan teknis berbeda, termasuk pengiriman hewan ternak.
“Pengembangan layanan ini menjadi langkah penting karena kami menghadirkan solusi pengangkutan yang menyesuaikan karakteristik setiap komoditas. Selain kapasitas, aspek keamanan, kelayakan operasional, dan standar pengiriman menjadi perhatian utama,” jelas Aniek.
Direktur Utama PT Bogantara Indo Transport, M. Farid Nor Rohman, menilai kerja sama tersebut dapat membuka peluang baru dalam membangun konektivitas antara wilayah penghasil komoditas dengan pusat konsumsi.
Menurutnya, distribusi berbasis kereta api memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas karena dapat mendukung kebutuhan pengiriman dalam skala besar dan berkelanjutan.
“Kami berharap layanan ini dapat terus berkembang dan menjangkau wilayah lain di Indonesia sehingga distribusi hasil bumi, pangan, serta ternak dapat semakin terhubung,” ungkap Farid.
Selain menciptakan peluang bisnis baru, kerja sama ini juga diarahkan untuk memberikan dampak sosial dan ekonomi melalui peningkatan efisiensi rantai pasok. Dengan konektivitas yang lebih baik antara sentra produksi dan pasar, distribusi komoditas daerah diharapkan semakin kompetitif.
KAI Logistik sendiri terus mengembangkan layanan logistik terpadu melalui berbagai segmen bisnis, mulai dari KALOG Express, KALOG Plus, hingga KALOG Pro. Melalui pendekatan end-to-end services, perusahaan berupaya menyediakan solusi distribusi yang mendukung kebutuhan pelanggan dari proses awal hingga akhir.
Kolaborasi bersama PT Bogantara Indo Transport menjadi bagian dari langkah KAI Logistik dalam memperkuat ekosistem logistik nasional berbasis transportasi kereta api.
