Literasi Keuangan Masuk Sekolah, BRI Kenalkan Produk Perbankan kepada Pelajar
Kebiasaan mengelola uang tidak selalu harus menunggu seseorang memasuki dunia kerja. Bagi BRI Branch Office (BO) Ajibarang, pemahaman mengenai keuangan justru perlu diperkenalkan sejak bangku sekolah agar generasi muda terbiasa membuat keputusan finansial secara bijak.
Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan literasi dan inklusi keuangan di SMP Ma'arif NU 1 Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026. Siswa dan staf sekolah mengikuti edukasi mengenai produk perbankan sekaligus mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menabung dan mempersiapkan kebutuhan keuangan sejak dini.
Guntur Wibowo dan Anindya Gayatri, Relationship Manager Funding & Transaction (RMFT) BRI, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Materi yang diberikan mencakup Simpanan Pelajar (SimPel), BritAma Junio, DPLK BRI, hingga Payroll BRI.
Bagi pelajar, pengenalan SimPel dan BritAma Junio menjadi pintu masuk untuk memahami fungsi tabungan dan pentingnya membangun kebiasaan menyisihkan uang. BritAma Junio diperuntukkan bagi anak di bawah usia 17 tahun dan memiliki desain kartu serta buku tabungan yang disesuaikan dengan segmen anak, dengan setoran awal yang relatif terjangkau.
Sementara itu, pengenalan DPLK BRI memperluas pembahasan dari sekadar menabung untuk kebutuhan saat ini menuju perencanaan keuangan jangka panjang. Peserta juga diperkenalkan dengan Payroll BRI, yang membantu perusahaan mengelola pembayaran gaji sekaligus memberikan akses layanan transaksi perbankan kepada nasabah sesuai ketentuan.
Branch Office Head BRI Ajibarang, Doan Taurino Arief, menilai sekolah merupakan salah satu lingkungan strategis untuk membangun kesadaran finansial generasi muda.
“Literasi keuangan merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk mengambil keputusan keuangan secara bijak. Melalui kegiatan edukasi seperti ini, BRI ingin memperkenalkan layanan perbankan sekaligus menanamkan pemahaman mengenai pentingnya menabung, mengelola keuangan, dan merencanakan masa depan sejak dini,” ujar Doan.
Bagi SMP Ma'arif NU 1 Ajibarang, hubungan dengan BRI bukan hal baru. Kerja sama antara kedua pihak telah berlangsung sejak 2018. Sekolah tersebut memanfaatkan rekening BritAma Bisnis sebagai rekening induk untuk menampung pembayaran SPP siswa.
Kepala SMP Ma'arif NU 1 Ajibarang, Kusriyati, mengapresiasi dukungan layanan yang diberikan BRI.
“Kami merasakan pelayanan BRI yang cepat dan sigap, dengan penjelasan yang terperinci dan mudah dipahami. Kami juga merasakan kemudahan karena mendapatkan prioritas saat melakukan transaksi di Kantor Cabang BRI. Harapan kami, BRI dapat terus mempertahankan kualitas pelayanan dan berinovasi dalam memberikan layanan bagi sekolah-sekolah di Indonesia,” ungkap Kusriyati.
Kolaborasi tersebut membuka ruang bagi BRI untuk tidak hanya melayani kebutuhan transaksi sekolah, tetapi juga menyampaikan informasi keuangan kepada komunitas pendidikan. Melalui komunikasi dengan pihak sekolah, siswa, tenaga pendidik, dan lingkungan sekolah dapat memperoleh informasi mengenai layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan mereka.
Edukasi keuangan pada akhirnya bukan sekadar memperkenalkan rekening atau produk perbankan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi upaya membangun kebiasaan memahami pemasukan, pengeluaran, tabungan, dan perencanaan masa depan.
Melalui kegiatan di lingkungan sekolah, BRI BO Ajibarang terus mendorong agar literasi keuangan tumbuh sejak usia muda. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus mempersiapkan generasi yang lebih siap mengambil keputusan finansial di masa depan.

