Mengorkestrasi Ekonomi dan Teknologi: Sanggabiz Siap Gelar Jogja Business & Economic Outlook (JBEO) 2027
Memasuki tahun 2026, para pemimpin organisasi berhadapan dengan kompleksitas operasional yang kian tinggi di tengah laju ekonomi yang fluktuatif. Perubahan perilaku konsumen, dinamika pasar, hingga pesatnya adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menuntut tingkat efisiensi yang lebih ketat. Menjawab tantangan ini, Sanggabiz—perusahaan konsultan dan operator bisnis berbasis teknologi—menyiapkan ajang bisnis tahunan Jogja Business & Economic Outlook (JBEO) 2027. Konferensi strategis ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 November 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai di Wyndham Garden Yogyakarta.
Melalui forum ini, Sanggabiz berupaya membekali para jajaran eksekutif, wirausahawan, jajaran pemerintah, hingga talenta lokal agar siap melangkah ke tahun 2027. Tidak hanya berfokus pada prediksi tren, JBEO 2027 dirancang untuk menjembatani proyeksi ekonomi menjadi rencana aksi konkret. Harapan utamanya adalah membantu peserta menentukan skala prioritas dan mempercepat eksekusi lapangan melalui pemanfaatan data, otomatisasi sistem, serta integrasi AI.
Mengusung tema "From Resilience to Renewal", acara ini membidik sekitar 200 pemangku kepentingan kunci. Komposisi peserta terdiri atas 30% eksekutif puncak dan pemilik bisnis, 20% pembuat kebijakan dari sektor pemerintah, 20% manajerial fungsional, 15% pelaku ekosistem startup dan teknologi, 10% kalangan akademisi, serta 5% perwakilan media.
Rangkaian sesi akan membedah berbagai isu mendasar, mulai dari Executive Welcome, cetak biru ekonomi daerah (DIY Economic Blueprint), sinergi nasional, proyeksi ekonomi 2027, hingga penerapan AI dalam strategi operasional korporasi. Selain pemaparan materi, area foyer akan diisi dengan live showcase produk inovasi Sanggabiz—seperti AiTax, SanggaBright, dan Dashboard 360—yang memperlihatkan pengolahan data operasional menjadi analisis bisnis secara real-time. Panggung perhelatan ini juga menjadi wadah pamer bagi para pelaku usaha inklusif jebolan Inclusive Business Accelerator, yang merupakan program pra-acara JBEO 2027.
Sederet narasumber lintas sektor dijadwalkan hadir membagikan perspektif mereka, di antaranya:
Sandiaga Salahuddin Uno (Pengusaha & Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI 2020–2024)
Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo (Wali Kota Yogyakarta)
Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Ph.D. (Rektor Universitas Gadjah Mada)
Ronald Walla (Ketua Bidang UMKM dan Koperasi APINDO)
Edward Ismawan Chamdani (General Partner Kreaton Capital Ventures)
Deddy A. Matondang (President Director SMESCO Indonesia)
Prof. Hammam Riza (Presiden KORIKA)
Fauzie Helmy (Konseptor Merek & Visual Merchandising)
Dwi Andi Rohmatika (Founder & CEO Sanggabiz)
Sejumlah pakar ekonomi dan praktisi bisnis lainnya juga dikonfirmasi akan memperkuat jajaran pembicara pada forum tersebut.
Pendaftaran untuk mengamankan kursi telah dibuka bagi para profesional, investor, pendiri startup, dan pejabat instansi. Registrasi dapat dilakukan melalui formulir RSVP di
%202027.jpg)
