KAI Logistik Kenalkan Green Logistics di Acara Green Movement Bersama Komunitas Peduli Lingkungan
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat langkah dalam menerapkan prinsip keberlanjutan (sustainability) melalui pengembangan ekosistem logistik yang lebih ramah lingkungan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan diskusi bertajuk “Green Movement with KAI Logistik: Together We Move, Greener Tomorrow” yang berlangsung pada 24 Agustus 2026 di Dream Dates Senopati, Jakarta.
Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi KAI Logistik bersama lebih dari 10 komunitas yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Melalui forum tersebut, para peserta bertukar wawasan mengenai pentingnya perubahan pola pikir serta peran berbagai pihak dalam menciptakan sistem rantai pasok yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Manager of Public Relation KAI Logistik, Adjeng Putri Adhatu, memaparkan mengenai konsep Green Logistics serta bagaimana pemanfaatan moda transportasi berbasis rel dapat menjadi bagian penting dalam mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas distribusi barang.
Menurut Adjeng, kereta api memiliki keunggulan sebagai moda transportasi logistik jarak jauh karena mampu memberikan efisiensi dari sisi konsumsi energi dan emisi dibandingkan moda transportasi darat lainnya. Berdasarkan kajian Jean-Paul Rodrigue (2020) dalam The Geography of Transport Systems, kereta api menjadi salah satu pilihan efektif untuk pengiriman barang dengan jarak tempuh sekitar 750 hingga 1.500 kilometer.
“Kereta api memiliki efisiensi energi yang lebih baik untuk pengangkutan jarak jauh. Kombinasi antara moda kereta api sebagai pengangkutan utama dan truk untuk distribusi jarak pendek dapat menciptakan sistem logistik multimoda yang lebih efektif sekaligus mendukung pengurangan emisi,” ujar Adjeng.
Komitmen KAI Logistik terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam berbagai aspek bisnis perusahaan. Dari sisi lingkungan (Environment), perusahaan menjalankan sejumlah inisiatif seperti penggunaan panel surya di fasilitas gudang, pencatatan informasi emisi karbon pada invoice pelanggan angkutan kereta api kontainer, pengelolaan kembali seragam kerja, efisiensi penggunaan energi, hingga program penghijauan melalui penanaman pohon dengan perhitungan potensi penyerapan karbon.
Pada aspek sosial (Social), KAI Logistik terus berupaya memberikan dampak positif melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, dukungan terhadap UMKM, serta penguatan konektivitas ekonomi lokal. Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs).
Sementara itu, dari sisi tata kelola (Governance), KAI Logistik memperkuat fondasi keberlanjutan melalui penyusunan Sustainability Report, penerapan konsep Green Freight Logistic dengan penghitungan serta pelaporan emisi gas rumah kaca berdasarkan standar ISO 14083, optimalisasi pemantauan operasional melalui Command Center, hingga implementasi ESG Roadmap 2025–2029.
Melalui gerakan Green Movement, KAI Logistik juga mengajak komunitas dan masyarakat untuk memahami bahwa keberlanjutan dalam sektor logistik membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Perubahan menuju sistem distribusi yang lebih ramah lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga memerlukan dukungan dari industri, komunitas, pemerintah, dan masyarakat luas.
KAI Logistik meyakini bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan transformasi logistik yang lebih hijau. Ke depan, perusahaan akan terus mengembangkan berbagai inovasi dan memperluas kerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk menghadirkan layanan logistik yang tidak hanya andal dan efisien, tetapi juga memberikan manfaat positif bagi lingkungan serta masyarakat.
“Perjalanan menuju logistik berkelanjutan membutuhkan langkah bersama dari berbagai pihak. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan perubahan nyata menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Adjeng.

